Bogor dikenal sebagai “Kota Hujan” yang dianugerahi limpahan sumber daya air yang sangat melimpah. Gunung-gunung yang mengelilingi wilayah ini menjadi menara air alami yang mengaliri ribuan mata air bagi kehidupan masyarakat di hilir. Namun, seiring dengan masifnya pembangunan pemukiman dan alih fungsi lahan di kawasan puncak, keberadaan mata air ini mulai terancam kelestariannya. Menyadari ancaman tersebut, PRSI Bogor tidak tinggal diam dan menginisiasi sebuah Workshop Konservasi Mata Air. Langkah ini diambil karena organisasi menyadari bahwa tanpa sumber air yang murni dan terjaga, aktivitas olahraga air dan kesehatan masyarakat akan kehilangan fondasi utamanya.
Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bentuk kesadaran kolektif bahwa konservasi bukan hanya tugas pemerintah atau aktivis lingkungan semata. Bagi PRSI Bogor, menjaga air adalah bagian dari menjaga marwah organisasi. Dalam workshop tersebut, para peserta yang terdiri dari pengelola kolam renang, atlet, dan masyarakat umum diberikan pemahaman mengenai siklus hidrologi dan bagaimana cara menjaga daerah resapan air. Mata air bukan sekadar lubang yang mengeluarkan air, melainkan sebuah sistem ekosistem yang rapuh. Kerusakan pada satu titik di hulu akan berdampak pada kualitas air yang digunakan untuk berlatih renang di seluruh wilayah Bogor dan sekitarnya.
Salah satu fokus utama dalam diskusi tersebut adalah menjaga keberadaan mata air dari kontaminasi limbah dan pendangkalan. Bogor memiliki banyak situs pemandian alami dan kolam yang sumber airnya langsung dari tanah tanpa melalui proses kimiawi berlebihan. Kekhasan inilah yang ingin dipertahankan oleh PRSI. Air yang jernih dan kaya mineral alami memberikan manfaat kesehatan yang jauh lebih baik bagi para perenang dibandingkan air yang telah melalui banyak proses purifikasi buatan. Oleh karena itu, langkah nyata berupa penanaman pohon di sekitar area tangkapan air dan pembuatan sumur imbuhan menjadi agenda wajib yang disepakati dalam pertemuan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab nyata terhadap alam.
Keberlanjutan dari program ini juga menyentuh aspek edukasi bagi generasi muda. PRSI Bogor ingin menanamkan nilai bahwa air adalah warisan yang harus dititipkan kepada anak cucu dalam keadaan baik, bukan sisa-sisa kehancuran yang tidak layak pakai. Melalui workshop ini, para atlet muda diajak untuk menjadi garda terdepan dalam kampanye hemat air dan perlindungan lingkungan. Mereka diajarkan bahwa prestasi di dalam kolam renang akan terasa hambar jika lingkungan di luar sana sedang sekarat karena kekeringan atau polusi. Pendekatan yang menyentuh sisi etika lingkungan ini diharapkan mampu membentuk karakter atlet yang lebih peduli dan tidak egois.
